Batman Begins - Help Select

Pages

Minggu, 24 Agustus 2014 di 18.41 Diposting oleh Unknown 0 Comments

Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria, jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.

Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6. Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Bayangkan kalau satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 mnt??? Kalo kata orang, itu ngga bunyi…

Kalo kata matematisnya, 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.

Detik
Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional, lihat unit SI) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.

Dalam penggunaan yang paling umum, satu detik adalah 1/60 dari satu menit, dan 1/3600 dari satu jam.

Sejarahnya
Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang. Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit. Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60). Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu. Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke delapanbelas dan sembilanbelas. Dengan demikian detik didefinisikan sebagai

1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris. Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris. Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom. Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai

Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris.

Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K.

Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

Setiap orang wajib tahu waktu karena kalau tidak tahu waktu bisa dicap sebagai orang kampungan yang tidak pernah makan bangku sekolahan. Oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

1 Detik = Sama Dengan Seper 60 Menit (1/60 Detik)
1 Menit = Sama Dengan 60 Detik
1 Jam = Sama Dengan 60 Menit
1 Jam = Sama Dengan 3.600 Detik
1 Hari = Sama Dengan 24 Jam
1 Hari = Sama Dengan 1.440 Menit
1 Hari = Sama Dengan 86.400 Detik
1 Minggu = Sama Dengan 7 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 28 Sampai 31 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 4 Minggu
1 Caturwulan Atau Cawu = Sama Dengan 4 Bulan
1 Semester = Sama Dengan 6 Bulan
1 Tahun = 365 Sama Dengan Hingga 366 Hari
1 Tahun = Sama Dengan 12 Bulan
1 Dasawarsa = Sama Dengan 10 Tahun
1 Abad = Sama Dengan 100 Tahun

Ilmu Tambahan :
Kalau mau merubah sendiri misal satu tahun berapa detik tinggal dikalikan saja dari masing-masing konversi waktu yang saling berkaitan. Contoh penyeleaiannya adalah satu tahun sama dengan 365 atau 366 hari dikali 86.400 detik untuk mengetahui jumlah detik dalam satu tahun.

di 18.31 Diposting oleh Unknown 0 Comments

ini adalah gambar trik2 mengikat tali sepatu yang unik, keren dan pasti beda.

semoga bermanfaat..... :-)

0o2u5kay.jpg

2m7cfdzl.jpg

4e7yaoas.jpg

6mbvtgrl.jpg

8aze0htr.jpg

c7uadknb.jpg

eez2s93g.jpg

htn3rdrt.jpg

lpw2fpcw.jpg

pbzrdylx.jpg

qvmlokoh.jpg

rqcysohq.jpg

svue7wuo.jpg

utzkamwg.jpg

vcrpzrbq.jpg

Sabtu, 23 Agustus 2014 di 00.25 Diposting oleh Unknown 0 Comments



Bishoujo : anime/manga yang dibuat khusus untuk kesenangan cowok dewasa.Intinya tokoh-tokoh dalam anime/manga tersebut kebanyakan adalah cewek-cewek cantik.
Bishounen : anime/manga untuk kesenangan cewek/wanita.Intinya tokoh dalam anime/manga tersebut kebanyakan adalah cowok-cowok cakep. (misal : perfect girl evolution dll)
Harem : genre anime/manga yang berupa seorang tokoh cowok dikelilingi oleh banyak tokoh cewek. (misal Ichigo 100%, aoi yori aoshi dll)
Mecha : Anime/manga yang berunsur robot & perang.Awalnya diperuntukan untuk shonen tapi shojo sudah mengambil bagiannya juga. (misal : magic knight rayeart, gundam series dll)
Magical Girl : anime/manga yang berunsur sihir dengar main chara shoujo.(misal : sailormoon, cardcaptor sakura dll)
Sentai : anime/manga yang berunsur militer,biasanya menceritakan sejarah yang nyata seperti PD I & PD II. (termasuk group shonen)
Senshi : unsurnya sama dengan sentai namun lebih sering dipakai untuk group shoujo.
Shoujo-ai : anime/manga yang bertemakan girl relationship alias hubungan cewek X cewek, hanya sebatas teman dekat(intim), tapi tidak sampai pada tarap seksual.
Shonen-ai : anime/manga yang bertemakan boy relationship,atau hubungan cowok X cowok, tidak sampai tarap seksual.
Yuri : anime/manga yang bertemakan cewek X cewek (tingkat atas genre shoujo ai) yang berakhir dengan hubungan seksual.
Yaoi : anime/Manga yang bertemakan cowok X cowok (tingkat tinggi dari genre shonen-ai),yang berakhir dg hubungan seksual. Genre ini digemari oleh para cewek dan sebagian besar mangakanya adalah perempuan. Sebutan untuk cewek penyuka genre ini yaitu fujoshi, sedangkan untuk cowok fudanshi.
Ecchi : menunjukan sedikit konten vulgar.Ecchi merupakan lafalan bahasa Jepang pada huruf roman ‘H’ dan H Ini mewakili hurup pertama Hentai,namun Ecchi tidak sampai pada tahap seksual.
Hentai : anime/manga genre tingkat atas Ecchi yang berakhir dengan hubungan seksual.
Anime : [dibaca a-ni-me bukan anim] yaitu animasi khas Jepang singkatan dari animeshon(pelafalan orang Jepang untuk animation).Yang biasa dicirikan dg gambar-gambar bergerak yang berwarna warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita yang ditujukan pd beragam jenis penonton.Anime dipengaruhi gaya gambar manga.

Cosplay : (costum play) atau disebut jg cosu.Suatu acara dimana para fans anime berkreasi dg kostum yang mereka kenakan.Kostum tersebut bisa mereka curi modelnya dari karakter anime/manga.Orang yang melakukan cosu disebut cosplayer.
Chara : karakter/tokoh yang ada dalam anime (chara–>character)
Doujinshi : semacam fanart,yaitu membuat cerita sendiri dg karakter dari anime/manga yang sudah ada atau populer.
Fanservice : adegan yang sengaja dibuat oleh sang mangaka untuk menyenangkan atau merefreshkan pikiran para penggemar dan umumnya FS itu berbau ero.
Fanart : karya para fans berupa gambar chara yang mereka inspirasi dari anime/manga favorit mereka.
Fanfic : cerita karangan dari fans yang menggunakan tokoh/karakter ataupun modifikasi cerita dari sebuah anime/manga.(singkatan dari fanfiction)
Figure : boneka berbentuk tokoh anime/game/manga.
Fujoshi : sebutan untuk cewek-cewek yang menggemari anime/manga bergenre shonen ai atau yaoi.
Fudanshi : sebutan untuk cowok-cowok yang menggemari anime/manga bergenre shonen ai atau yaoi(jarang ini)
Manga : [dibaca man-ga/ma-ng-ga] merupakan komik dalam bahasa Jepang,diluar Jepang kata tsb digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang.
Mangaka : [dibaca man-ga-ka/ma-ng-ga-ka] adalah orang yang menggambar manga,disebut juga komikus kalau di indonesia.
Otaku : sebutan untuk orang-orang yang freak terhadap sesuatu(anime,manga,game)
Lolicon : orang dewasa (pria) yang menyukai anak kecil perempuan.
Shotacon : orang dewasa (wanita) yang menyukai anak kecil laki-laki
OAV/OVA : (Original Video Animation),format dari anime yang tidak ditayangkan di TV,yaitu dalam format video yang dijual bebas di pasaran.
SD : yang jelas bukan Sekolah Dasar,yaitu Super Deformed.Istilah yang digunakan dalam penggambaran karakter anime/manga dg size kerdil,tetapi proporsi tubuh tetap pas.
Chibi : berbeda dg SD.untuk istilah chibi lebih mendekati kesan imut/cute.Perbedaannya hampir tipis dg SD,Pada chibi proporsi ukuran kepala lebih besar ketimbang badan.Biasanya digunakan untuk adegan Joke.
Tankoubon : istilah dalam b.Jepang untuk menyebut terbitan manga dalam bentuk monograf.
Seiyuu : dalam bahasa Indonesia disebut pengisi suara atau biasa disebut dubber.
Ero : hal-hal yang berbau erotisme.
Yaoi : (singkatan dari yama-nashi Ochi-nasi Imi-nashi)istilah lainnya Boys Love/shonen ai.Istilah untuk anime/manga berbau homoseksual.
Yuri : istilah lainnya Shoujo ai kebalikan dari Yaoi,yaitu istilah untuk anime/manga berbau lesbong (wkwk)
Hentai : konten bermateri seks.Mempunyai arti ‘aneh’ karena pada umumnya anime/manga berkonten hentai cenderung menyimpang atau bisa dibilang aneh.
Ecchi : bisa diartikan berkonten porn,tetapi mempunyai batas-batas tertentu(porn ringan)
Uke : berasal dari kata kerja ukeru(menerima).Istilah yang digunakan untuk pair di anime/manga bergenre yuri/yaoi.
Seme : berasal dari kata kerja semeru(menyerang)
Seke : (seme-uke)si tokoh bisa jadi seme maupun uke.
Fukidashi : balon teks pada manga
Omake : bonus berupa cerita pendek/kumpulan gambar manga.